Sumber Gambar : Galeri bata tempel ud ssj
Jenis Perekat & Nat untuk Bata Tempel: Mana yang Paling Cocok di Lapangan?
04 Januari 2026 10:10 16
Jenis Perekat & Nat untuk Bata Tempel: Mana yang Paling Cocok di Lapangan?
Pemasangan bata tempel tidak hanya soal memilih motif atau warna bata. Di lapangan, perekat dan nat justru menjadi faktor krusial yang menentukan apakah hasil akhir rapi, kuat, dan tahan lama—atau malah cepat rusak dan sulit dibersihkan.
Berdasarkan pengalaman di berbagai proyek pemasangan bata tempel, masih banyak tukang yang menggunakan metode seadanya, bahkan tanpa memahami karakter material yang dipasang. Artikel ini membahas jenis perekat & nat untuk bata tempel berdasarkan praktik lapangan, bukan sekadar teori.
Kenapa Perekat & Nat Bata Tempel Tidak Bisa Disamakan dengan Pasangan Bata Biasa?
Bata tempel memiliki karakter:
- lebih tipis
- dipasang di dinding eksisting
- menonjolkan tekstur & tampilan visual
Karena itu, perekat dan nat harus:
- kuat tapi tidak terlalu tebal
- mudah dikontrol saat pemasangan
- tidak merusak permukaan bata
Kesalahan memilih perekat & nat sering menyebabkan:
- bata mudah copot
- nat retak
- permukaan bata kotor permanen
Jenis Perekat untuk Bata Tempel (Fakta Lapangan)

1. Semen Murni (Tanpa Pasir)
Ini adalah praktik yang sangat sering digunakan tukang berpengalaman, meskipun jarang dibahas di artikel teori.
Ciri adukan:
- tekstur sangat halus
- lengket seperti jenang
- tidak terasa butiran pasir
Kelebihan:
- daya rekat tinggi
- cocok untuk bata tempel tipis
- hasil lebih rapi & presisi
Kekurangan:
- boros semen
- harus diaplikasikan tipis dan cepat
???? Banyak tukang menyebut ini “semen saja”, dan memang tanpa pasir.
2. Semen + Pasir Halus (Ayakan Super Halus)
Ini versi yang lebih aman untuk proyek skala besar.
Ciri:
- tetap halus
- lebih stabil
- tidak mudah retak
? Pasir yang digunakan harus sangat halus, sampai sering dikira tidak pakai pasir sama sekali.
3. Perekat Instan / Mortar Khusus Bata Tempel
Biasanya dipakai untuk:
- proyek modern
- rumah minimalis
- pekerjaan yang butuh kecepatan
Kelebihan:
- konsistensi adukan stabil
- daya rekat kuat
- waktu kerja lebih terkontrol
Kekurangan:
- harga lebih mahal
- tetap butuh tukang yang rapi

Jenis Nat untuk Bata Tempel yang Umum Dipakai Tukang
1. Nat Semen Biasa (Teknik Plastik Segitiga)

Ini adalah metode paling umum di lapangan.
Cara aplikasi:
- semen dicampur air kental
- dimasukkan plastik segitiga (seperti piping kue)
- disemprotkan ke celah nat
Kelebihan:
- nat lebih rapi
- minim belepotan
- kontrol lebar nat lebih mudah
2. Nat Khusus / Nat Instan Berwarna
Digunakan bila:
- ingin warna nat konsisten
- proyek desain interior tertentu
- tampilan lebih modern
Kesalahan Tukang Saat Pasang Perekat & Nat Bata Tempel
? 1. Menggunakan Adukan Terlalu Cair
Akibat:
- bata melorot
- perekat keluar ke permukaan
- sulit dibersihkan
? 2. Membiarkan Semen Mengering di Permukaan Bata
Ini kesalahan paling sering terjadi.
Praktik lapangan yang benar:
- jika ada semen atau nat yang lumer → langsung dibersihkan pakai lap basah
- jangan menunggu semen kering
Jika dibiarkan:
- tekstur alami bata bisa rusak
- warna menjadi belang
- pembersihan jadi sangat sulit

? 3. Nat Diusap Langsung ke Permukaan Bata
Mengusap nat ke permukaan bata justru:
- membuat bata kotor
- menghilangkan tekstur alami
- hasil terlihat kasar
Rekomendasi Penerapan pada Jenis Bata Tempel
Berdasarkan proyek UD SSJ, teknik perekat & nat ini cocok untuk:
- Bata Tempel Bevel → semen murni / mortar instan, nat presisi
- Bata Tempel Polos → semen + pasir halus, nat rapi
- Bata Tempel Rustic / Serabut → semen murni, pembersihan ekstra hati-hati
- Bata Tempel Vintage → perekat tipis, nat manual agar karakter bata tetap keluar

FAQ – Perekat & Nat untuk Bata Tempel
Q: Apakah bata tempel boleh dipasang pakai semen saja tanpa pasir?
A: Boleh. Di lapangan, banyak tukang menggunakan semen murni karena lebih lengket dan presisi, terutama untuk bata tipis.
Q: Kenapa nat harus pakai plastik segitiga?
A: Agar nat masuk ke celah tanpa mengotori permukaan bata dan hasil lebih rapi.
Q: Kapan waktu terbaik membersihkan sisa semen?
A: Saat semen masih basah. Jika sudah kering, pembersihan bisa merusak tekstur bata.
Q: Apakah semua jenis bata tempel pakai perekat yang sama?
A: Tidak. Bata bevel, polos, rustic, dan vintage memiliki karakter berbeda sehingga teknik perekat & nat perlu disesuaikan.
Jika Anda ingin hasil bata tempel yang rapi, kuat, dan sesuai karakter desain, pastikan memilih produk dan teknik pemasangan yang tepat.
???? Website: www.semarsuryojati.com
???? WhatsApp: 085 743 592 988
???? Instagram: @semarsuryojati
???? TikTok: @udssj
?? YouTube: @UDSSJ
